NASA Temukan 'Ekor' dalam Sistem Tata Surya
Posted by: Dat-s Posted date: 9:41 AM / comment : 0
CALIFORNIA - Badan antariksa Amerika Serikat, NASA melalui Interstellar Boundary Explorer (IBEX) menangkap objek yang diyakini merupakan 'ekor' di sistem tata surya. Ilmuwan telah lama menduga keberadaaan 'ekor' tersebut, namun belum dapat mengobservasi secara langsung.
Dilansir Popsci, Kamis (11/7/2013), sistem tata surya tampaknya mengambil bentuk beberapa lobus (bentuk seperti daun semanggi tiga dimensi). Bentuk tersebut terbuat dari kombinasi partikel yang bergerak cepat dan lambat.
Pergerakan partikel tersebut kemudian membentuk ekor di solar wind (angin matahari) dalam heliosphere. Heliosphere merupakan gelembung partikel bermuatan di sekitar tata surya.
Partikel-partikel yang membentuk 'heliotail' tidak bersinar. Sehingga, objek tersebut sulit untuk terlihat. IBEX menggunakan teknologi pencitraan atom untuk mengukur partikel netral yang dihasilkan dari tabrakan atom dan partikel di sepanjang batas-batas heliosphere.
Ilmuwan mengatakan, banyak model telah menyarankan bentuk heliotail yang beragam. Bahkan, menurut ilmuwan, penampakan ekor tersebut bahkan tidak bisa diterka.
"Tapi kami sudah ada pengamatan. Kami selalu menggambar, di mana ekor heliosphere hanya menghilang," kata David McComas, peneliti dari IBEX. Para ilmuwan masih belum yakin seberapa panjang ekor di sistem tata surya tersebut. Penelitian mengenai Heliotail ini dijelaskan dalam makalah Astrophysical Journal.
About Dat-s
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Latest
Popular Posts
-
Ilustrasi CALIFORNIA - Apple dilaporkan memperpanjang kerjasama dengan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) selama tiga tahun ...
-
CALIFORNIA - Kehadiran Xbox One tentunya akan disertai banyak ekspektasi dari para gamer yang memang menunggu kehadiran konsol ini. Mayorit...
-
TOKYO - Nintendo Wii U yang diterpa masalah teknis akhirnya memperoleh pembaruan piranti lunak. Sayangnya, pembaruan ini tidak berpengaruh ...
-
LG memperkenalkan produk terbarunya yakni LG Optimus L5 Series II. Produk ini merupakan wajah terbaru dari L5 seri pertama yang sebelumnya s...
-
Kamera Digital Nikon D5300 Tekno-Masakini-(Kamera Digital) : Kamera digital dengan konektifitas Wi-Fi memang sudah banyak tersebar di mana...
-
Zalora raih penghargaan Muri (foto: Luthfi/Okezone) JAKARTA - Pengguna platform Android yang besar di Indonesia, Zalora Indonesia memperlua...
-
Tren smartphone dengan ukuran layar besar tampaknya mulai mewabah Indonesia. Terbukti, sejumlah vendor tidak hanya memasarkan smartphone “ju...
-
Telkomsel Siau - Internet sudah menjadi kebutuhan pokok sebagian besar masyarakat yang ada di belahan bumi, sehingga membuat para provider ...
-
Foto Ilustrasi : Alat Telekomunikasi Telepon Seluler Tekno-Masakini-(4G) : Jaringan seluler super cepat generasi keempat (4G) Long Term Ev...
-
Manusia Bionik Pertama Di Dunia Tekno-Masakini-(Manusia Bionik) : Para ilmuwan dari Shadow Robot Washington, belum lama ini berhasil mencip...

No comments: