Tag Archives:
Telekomunikasi
![]() |
| Foto Ilustrasi : Alat Telekomunikasi Telepon Seluler |
Tekno-Masakini-(4G) : Jaringan seluler super cepat generasi keempat (4G) Long Term Evolution (LTE) akan segera hadir di Indonesia, hal ini dipercayai karena berdasarkan pendapat analis, yang menyatakan teknologi jaringan ini sudah siap dari berbagai aspek, hanya saja, tinggal menunggu keputusan pihak regulator.
Pernyataan pengamat telekomunikasi Teguh Prasetya dari salahsatu media online Indonesia yang mengatakan, Indonesia sudah siap untuk mengoptimalkan jaringan 4G LTE. Teguh menjabarkan kesiapan Indonesia dalam menjalankan jaringan 4G LTE terbagi dua, yakni market device atau perangkat yang ada di pasaran dan layanan.
Selain itu, menurut pak Teguh, hal ini juga bergantung pada operator telekomunikasi di Indonesia. Menurutnya, beberapa operator besar di Indonesia sudah mempersiapkan konektivitas 4G LTE dan melakukan tahap uji coba. dia pun menjelaskan Selain operator, aspek layanan juga bergantung pada regulator. jadi keputusan akhir ini tinggal di tangan regulator.
Aspek yang terakhir, dari penilaian pak Teguh, masyarakat Indonesia sudah siap jika jaringan 4G LTE sudah diterapkan, karena sudah banyak ponsel pintar keluaran terbaru yang menyediakan jaringan 4G LTE dengan harga yang tak begitu mahal. Dari sisi tarif operator telkomunikasi pun, paling tidak melonjak terlalu jauh dari tarif layanan 3G yang sudah ada saat ini.
![]() |
| Telkomsel |
Siau - Internet sudah menjadi kebutuhan pokok sebagian besar masyarakat yang ada di belahan bumi, sehingga membuat para provider bekerja lebih keras untuk memenuhi segala kebutuhan internet konsument, terlebih khusus peran operator telekomunikasi yang ada di Indonesia.
Khususnya daerah siau, karena banyaknya permintaan konsumen, koneksi internet dua tingkat lebih tinggi dari GPRS yakni 3G tidak mampuh memenuhi kebutuhan konsument yang ada di daerah kepulauan siau, pasalnya pada jam-jam sibuk membuat koneksi internet yang ada di daerah kepulauan siau ini lambat loading (lalod).
Hal ini membuat sebagian besar pengguna jaringan internet telkomsel yang ada di kepulauan siau merasa dirugikan karena kurang memuaskan, dengan tarif paket internet cukup mahal.
Claudia seorang siswi yang hobi twitteran dengan ponsel ini merasa kurang nyaman "Susah sekali buka twitter kalo jaringan lalod padahal sudah bikin paket internet mahal-mahal, trus ga bisa dipake, rugikan?!" tutur claudia.
Menurut costumer service telkomsel saat dihubungi sabtu (03/8/2013) pukul 02.00 wita. melalui 188 dengan tarif 300 rupiah per panggilan mengatakan "kecepatan internet itu akan melambat pada jam-jam sibuk, karena kalau banyak orang yang mengakses internet maka secara otomatis kuota tidak akan mampuh memenuhi kebutuhan konsument, sehingga akan melambat".
Untuk kenyamanan browsing dan internet "Disarankan untuk menggunakan mode jaringan HSDP Only, untuk yg mengakses dengan koneksi internet 3G, dan hindari menggunakan mode koneksi dual, agar koneksi internetnya stabil".
Selain itu cuaca juga berpengaruh pada koneksi internet "Apabila cuaca berangin dan hujan, juga berpengaruh pada koneksi internet, seperti halnya saat mengakses internet di dalam ruangan tertutup, jaringan akan terhalang oleh dinding-dinding ruangan, demikian juga kalau cuaca berangin dan hujan" jelas costumer service telkomsel.
(Dat's)
![]() |
| ilustrasi tower operator telekomunikasi |
KAUM muda selalu identik dengan terobosan atau inovasi baru. Dapat berupa hal yang bersifat modernitas maupun aktivitas yang membawa perubahan. Salah satu sarana pendukung yang dapat diandalkan untuk kegiatan ini adalah teknologi, lebih fokus pada telefon seluler pintar atau smartphone.
Apalagi, kecanggihan yang dibawa gadget ini telah dapat menembus jarak dan suasana yang terkadang menjadi kekurangan, seperti dengan menjelajah di dunia maya melalui jaringan internet.
Salah satu aktivitas yang biasa dilakukan sebagian besar orang, terutama kawula muda, saat berselancar menggunakan internet adalah berinteraksi bersama berbagai kalangan.
Mulai teman terdekat yang selalu bertemu dikarenakan lingkungannya berada di sekitar, hingga sahabat yang lokasinya berjauhan atau bisa dikatakan terpisah ruang dan waktu.
Apabila dirunut secara nalar, kegiatan bersosialisasi seperti tersebut memang sulit dilakukan. Tetapi dengan adanya perkembangan teknologi yang terjaring internet, semua itu menjadi mungkin.
Dimungkinkan karena cakupan jaringan internet nirkabel yang terhubung dapat melengkapi hingga setiap perangkat teknologi canggih yang kini banyak dimiliki generasi muda connected Tanah Air, dalam hal ini smartphone dan gadget lainnya.
Posisi Indonesia
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rabu, 27 Juli 2013 melalui situs resminya mengumumkan posisi Indonesia yang menduduki posisi ketika tertinggi di dunia sebagai negara pengguna perangkat mobile, salah satunya smartphone, dengan torehan 48 persen, disusul Thailand dan Singapura.
Kemudian dari segi usia, semakin banyak pengguna internet dari kalangan anak muda. Rentang usianya berada di 15-20 tahun, dan diprediksi pada 10-14 tahun mendatang akan terus meningkat.
Kemajuan pesat penggunaan smartphone di kalangan muda seperti itu juga tentunya berdampak dari maraknya layanan media sosial yang banyak berasal dan populer di mancanegara. Sebut saja, Youtube, Facebook, Twitter, dan Google+. Bahkan kini setiap smartphone, yang pada 2015 jumlah penggunanya di Indonesia diprediksi mencapai 18 juta jiwa, ketika dirilis pasti dilengkapi aplikasi salah satu jejaring sosial tersebut.
Sebagai contoh pada media berbagi video Youtube. Situs yang didirikan oleh tiga mantan karyawan PayPal: Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim, pada 14 Februari 2005, menjelma menjadi media sosial yang paling dominan serta populer di kalangan muda dunia karena kemudahan dalam mengaksesnya. Bahkan karena sangat digandrungi, Youtube mencatatkan rekor dengan total durasi unggahan video selama 20 jam dan 6 miliar pengunjung setiap harinya.
Dukungan smartphone yang kini minimal dilengkapi spesifikasi prosesor dual-core, RAM 1GB, sistem operasi Android, dan jaringan 3G, turut memberi kemudahan para penikmat dunia maya untuk melakukan berbagai aktivitas digital, termasuk mengunggah dan mengunduh video di situs seperti di Youtube tersebut. Jadi, pengguna smartphone cukup mengunggah karyanya itu melalui kemodernan yang kini sudah tersedia di genggaman.
Kaum muda connected yang kreatif dan penuh imajinasi adalah salah satu yang dinilai cukup banyak dalam mengunggah serta mengunduh video atau data lainnya tersebut. Mudahnya membuat video, cukup merekam menggunakan smartphone, baik berupa karya hiburan, berita, maupun yang bernuansa pendidikan, dapat dengan praktis diunggah ke media sosial yang menyertakan layanan tampilan video.
Karena itu pula, berbagai operator telepon seluler di Indonesia yang berjumlah 10 buah dan menaungi jaringan internet para pengguna smartphone berlomba-lomba memberikan layanan terbaik. Di antara banyaknya operator ponsel pemberi layanan jaringan itu, menurut pengamatan singkat yang dipaparkan di sejumlah media, Telkomsel masih merajai.
Ditambah, provider kebanggaan Tanah Air dengan jumlah pengguna mencapai lebih dari 125 juta ini baru saja meluncurkan program Walk with Simpati yang mewadahi para pelanggannya yang berjiwa muda connected dalam menyalurkan segala kegiatan yang berbau digital activity. Demikian dilansir Okezone.com Kamis (25/7/2013).
![]() |
| Ilustrasi |
JAKARTA – Melansir Okezone.com Rabu (17/7/2013) Teknologi Long Term Evolution (LTE) dinilai memiliki banyak potensi dan bisa menciptakan real broadband di Tanah Air. Namun karena masih dalam tahap awal di Indonesia, realisasi teknologi 4G masih menghadapi berbagai tantangan sebelum bisa dikomersialkan.
Sebelum LTE terealisasi dan komersial, ada sejumlah tantangan yang akan dihadapi, termasuk kebutuhan bandwith operator, biaya migrasi , harga akses data, dan keamanan. Saat ini, kata Ismail, operator selular di Indonesia merasakan stagnan dengan spektrum terbatas, perang tarif voice, SMS, dan data.
“Lalu kalau LTE sudah ada apakah akan bisa menyelesaikan masalah? Apakah sudah tepat waktu? Jangan sampai nanti kita justru membayar biaya proses edukasi,” tutur Direktur Telekomunikasi Kemenkominfo Ismail, dalam acara Diskusi LTE Indonesia: Teknologi, Regulasi, Ekspansi & Aplikasi di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa sore (16/7/2013).
Kesiapan finansial, kata Ismail, juga harus menjadi perhatian para operator jika ingin menerapkan LTE. Menurutnya, jangan sampai hanya mengikuti arus, tapi belum ada kesiapan dana.
“Kalau nanti LTE sudah ada, bagaimana penerapan biayanya. Selain itu, keamanan internet juga harus diperhatikan, jangan sampai dibobol. Implementasi LTE bukan hanya dari segi infrastruktur, tapi juga ekosistem lainnya seperti keamanan dan pembangunan. Hal ini yang harus kami rangkai sebagai regulator,” jelasnya.
Ismail mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang mengerjakan berbagai regulasi, termasuk soal jaringan, Over The Top (OTT), dan interkoneksi. Semua regulasi itu, saling melengkapi dengan National Broadband Plan. “LTE merupakan bagian dari National Broadbang Plan,” tambah Ismail.
Di luar tantangan, LTE disebut bisa membantu mengatasi berbagai isu umum komunikasi di Indonesia saat ini, termasuk kecepatan internet yang dinilai masih lambat, harga yang mahal, dan kualitas akses yang terbatas.
Sementara itu, di sisi operator, dalam hal ini Telkomsel telah lama menunjukkan keinginannya untuk segera menggelar LTE. Operator yang khas dengan warna merah itu menyatakan bahwa spektrum 1.800MHz merupakan yang paling memungkinkan untuk implementasi LTE dalam waktu dekat ini.
“LTE itu terbuka dimana-mana, tapi yang paling memungkinkan untuk implemetasi dalam waktu dekat ini di 1800MHz. Harus direstruktur dulu karena jika contiguous akan lebih efisien. Jadi 2G kami di 1.800MHz jika ingin beralih ke LTE harus di-refarming dahulu,” ungkap VP Network and Service Assurance Management Telkomsel Hanang Setiohargo.
Sementara teknologi 4G sedang dipersiapkan, penggunaan jaringan 3G Telkomsel ternyata belum terlalu luas. Diungkapkan Hanang, coverage 2G Telkomsel lebih tinggi dibandingkan 3G, begitu juga dengan jumlah pengguna 3G dari total pelanggan Telkomsel.
“Kami terus mengelola 3G di Indonesia. Dari 125 juta pelanggan kami, sekira 55 juta diantaranya teregister sebagai pengguna data, yang umumnya menggunakan 3G,” jelasnya.
Lebih lanjut, menurut catatannya, saat ini telah ada sekira 430 ribu perangkat yang kompatibel dengan LTE di Indonesia. Perangkat yang telah ada dengan sendirinya itu, bisa membantu penetrasi LTE jika telah diterapkan dan komersial.
(***)
JAKARTA - SMS Spoofing, yang pernah diberitakan sebelumnya mengakibatkan Antasari Azhar ditetapkan sebagai tersangka otak pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen. SMS Spoofing tidak hanya 'menyerang' kalangan tertentu yang bisa menjadi korban, namun juga setiap pelanggan operator telekomunikasi.
Informasi yang beredar sebelumnya mengungkap, ada teknologi yang memungkinkan seseorang mengirimkan SMS dari ponsel seseorang tanpa diketahui oleh pemilik nomor tersebut. Teknik mengirimkan SMS dengan mengatasnamakan orang lain ini sering disebut dengan istilah Spoofing atau ada juga yang menyebut teknik shadow.
Siapa pun bisa menjadi korban, asalkan ada niatan si pelaku yang didasari atas sebuah kepentingan. "Yang bahaya sih ke penerimanya. Operator hanya bertanggungjawab untuk pembinaan usernya," ungkap Praktisi IT, Michael S. Sunggiardi kepada Okezone melalui pesan singkat, Senin (17/6/2013).
Ia mengatakan, SMS Spoofing ini hampir serupa dengan SPAM. Hanya saja, diketahui bahwa SPAM merupakan pesan yang dikirimkan secara bertubi-tubi tanpa dikehendaki oleh penerimanya. Sedangkan Spoofing, memungkinkan seseorang untuk memfitnah korban, padahal si korban tidak mengetahui kapan ia mengirimkan pesan singkat tersebut.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, apapun bentuk informasi yang berkaitan dengan pesan yang dikatakan orang lain, maka orang tersebut harus mengonfirmasi lebih lanjut. Misalnya, untuk menghindari dari aksi-aksi penipuan dalam bentuk informasi hadiah uang tunai atau barang atau apapun, menurutnya langkah terbaik yang dilakukan ialah jangan langsung percaya mengenai isi SMS. "Crosscheck ke operator," imbuhnya.
JAKARTA – Perkembangan smarthphone berimbas pada meningkatnya penggunaan aplikasi, terutama layanan messaging (chatting). Hal ini terbukti berlaku pada operator telekomunikasi PT. XL Axiata Tbk, yang mengklaim 70 persen pengguna smartphone yang menggunakan jaringannya rmerupakan pengguna aplikasi chatting.
PT. XL Axiata Tbk per kuartal satu 2013 tercatat memiliki 49 juta pelanggan dengan 15 persen atau sekira 7,3 juta diantaranya merupakan pengguna smartphone. Dari jumlah itu, sekira 70 persen sudah menggunakan aplikasi chatting. “Bahkan pengguna aplikasi chatting bisa tumbuh hingga 15 persen setiap bulan,” tutur GM Content and Application Strategic Business & Innovation PT. XL Axiata Tbk Revie Sylviana, di Jakarta, Rabu sore (10/7/2013).
Meningkatnya penggunaan aplikasi chatting, kata Revie, merupakan bukti bahwa perilaku masyarakat sudah mulai berubah dan tidak lagi hanya mengandalkan voice dan SMS. Terlebih lagi, saat ini kemunculan aplikasi chatting semakin menambah pilihan bagi pengguna.
“Pertumbuhan smartphone di Indonesia semakin tinggi, salah satu penyebabnya ya karena aplikasi sosial chatting yang juga semakin marak. Bahkan mayoritas pelanggan kami, masing-masing memiliki dua aplikasi chatting,” kata Revie.
Mengutip data dari Tech In Asia, Revie mengatakan bahwa saat ini pengguna smartphone di Indonesia mencapai 25 juta orang. Namun meski pasar smartphone dan aplikasi chatting kian tumbuh, bukan berarti membunuh layanan SMS.
XL saat ini memiliki sekira 7,3 juta pengguna smartphone dari total 49 juta pelanggan, sehingga jumlah pengguna feature phone masih cukup tinggi dan masih membantu trafik SMS. “Aplikasi chatting di XL tidak menggerus SMS, karena masih ada yang masih bisa digarap. Jadi SMS masih memiliki potensi karena pengguna media sosial itu kan pengguna smartphone, sisanya yang feature phone masih banyak yang belum menggunakan media sosial,” ungkap Revie.
Di sisi lain, pengguna feature phone yang masih besar, sekaligus bisa memberikan peluang bagi XL untuk meningkatkan jumlah pengguna smartphone dari total pelanggannya. Hal ini karena potensi migrasi dari feature phone ke smartphone masih luas. Untuk menyiapkan ledakan pengguna smartphone, XL menjalin banyak kerjasama dengan para pelaku Over The Top (OTT).
Salah satu kerjasama dengan OTT baru saja dilakukan oleh XL ialah dengan meluncukan program paket data gratis untuk pelanggannya yang menggunakan aplikasi messaging WeChat. “Ini adalah salah satu bentuk kerjasamanya. Operator sedang mencari bentuk bagaimana menghasilkan uang dari kerjasama dengan OTT, karena kalau kita tidak bekerjasama maka mereka saja yang akan tumbuh. Sedangkan jika bekerjasama, kita akan saling tumbuh,” pungkasnya.
JAKARTA – WeChat menjadi salah satu aplikasi messaging populer, yang bukan hanya di dunia, tapi juga di Indonesia. WeChat yang berada di bawah bendera MNC Tencent di Indonesia, juga terus berusaha mendongkrak pertumbuhan pengguna, salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan PT. XL Axiata Tbk.
Kehadiran WeChat di Indonesia yang diresmikan oleh MNC Tencent pada Februari lalu diklaim berhasil menarik minat pengguna smartphone Indonesia dan menjadi salah satu aplikasi populer. Kini melalui kerjasama dengan PT. XL Axiata Tbk, WeChat diharapkan bisa menjadi layanan komunikasi yang lebih baik di Indonesia.
“Ini kerjasama pertama kami dengan operator telekomunikasi. Kedua perusahaan memiliki komitmen yang sama untuk selalu memberikan layanan komunikasi yang baik bagi masyarakat Indonesia,” tutur Chief Executive Officer (CEO) MNC Tencent David F. Audy, di Jakarta, Rabu sore (10/7/2013).
Menurut David, saat ini pengguna WeChat tercatat mencapai 300 juta dengan 70 juta diantaranya berasal dari luar China. Sayangnya ia enggan merinci pengguna WeChat di Indonesia.
“Kita belum bisa ungkap jumlahnya. Tapi yang pasti pertumbuhannya mencapai 50 hingga 60 kali lipat dibandingkan Februari lalu. Secara total, bisa dibilang sepertiga pengguna smartphone di Indonesia menggunakan WeChat,” sambungnya tanpa merinci jumlah pengguna smartphone di Indonesia.
Lebih lanjut diungkapkan GM Content and Application Strategic Business & Innovation PT. XL Axiata Tbk Revie Sylviana, kerjasama dengan MNC Tencent dengan meluncurkan program paket data untuk WeChat merupakan salah satu proses edukasi dan mempercepat proses akuisisi pelanggan. Dengan begitu, baik XL dan WeChat, mendapatkan kerjasama yang saling menguntungkan.
“Pengguna aplikasi chatting kami bisa semakin banyak, begitu juga dengan pengguna WeChat. Pelanggan XL yang sudah menggunakan WeChat juga termasuk banyak dan dengan kerjasama ini kami harap bisa naik 3 kali lipat,” tutur Revie.
Adapun program yang diluncurkan MNC Tencent dan XL ialah paket data gratis selama satu bulan untuk pengguna WeChat. Pengguna XL yang memiliki aplikasi WeChat bisa langsung mengaktifkan paket data gratis melalui UMB *123*2526*9#. Sedangkan yang belum, bisa terlebih dahulu mengunduh aplikasi gratis ini di toko aplikasi perangkat Android, iOS, Symbian, BlackBerry, dan Windows Phone.
Pilihan lainnya, pelanggan XL bisa mengunduh WeChat melalui www.wechat.com/ID. Sebagai catatan, paket data gratis WeChat selama satu bulan ini berlaku selama periode aktivasi yang dimulai dari 25 Juni hingga 25 September 2013.
“Kerjasama dengan WeChat merupakan sala satu strategi kami meningkatkan layanan untuk pengguna. Setelah masa satu bulan gratis data ini habis, akan ada sejumlah paket data lainya dari kami,” pungkas Revie.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Latest
Popular Posts
-
Ilustrasi CALIFORNIA - Apple dilaporkan memperpanjang kerjasama dengan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) selama tiga tahun ...
-
CALIFORNIA - Kehadiran Xbox One tentunya akan disertai banyak ekspektasi dari para gamer yang memang menunggu kehadiran konsol ini. Mayorit...
-
LG memperkenalkan produk terbarunya yakni LG Optimus L5 Series II. Produk ini merupakan wajah terbaru dari L5 seri pertama yang sebelumnya s...
-
Kamera Digital Nikon D5300 Tekno-Masakini-(Kamera Digital) : Kamera digital dengan konektifitas Wi-Fi memang sudah banyak tersebar di mana...
-
Zalora raih penghargaan Muri (foto: Luthfi/Okezone) JAKARTA - Pengguna platform Android yang besar di Indonesia, Zalora Indonesia memperlua...
-
Tren smartphone dengan ukuran layar besar tampaknya mulai mewabah Indonesia. Terbukti, sejumlah vendor tidak hanya memasarkan smartphone “ju...
-
Telkomsel Siau - Internet sudah menjadi kebutuhan pokok sebagian besar masyarakat yang ada di belahan bumi, sehingga membuat para provider ...
-
Foto Ilustrasi : Alat Telekomunikasi Telepon Seluler Tekno-Masakini-(4G) : Jaringan seluler super cepat generasi keempat (4G) Long Term Ev...
-
Manusia Bionik Pertama Di Dunia Tekno-Masakini-(Manusia Bionik) : Para ilmuwan dari Shadow Robot Washington, belum lama ini berhasil mencip...
-
Screenshot NEW YORK – Justin Bieber, penyanyi asal Kanada kembali berulah di jagad maya. Sebuah video belum lama ini memperlihatkan mantan ...






