Tag Archives:
Science
![]() |
| Manusia Bionik Pertama Di Dunia |
Tekno-Masakini-(Manusia Bionik) : Para ilmuwan dari Shadow Robot Washington, belum lama ini berhasil menciptakan "manusia", dia bisa berjalan, bisa berbicara, bernafas, dan memiliki jantung yang berdetak, tapi dia bukanlah seorang manusia, melainkan robot yang berbentuk persis seperti manusia. dia adalah manusia bionik pertama di dunia.
Cerita tentang manusia robot yang banyak dikisahkan dalam film fiksi ilmiah kini menjadi nyata. Ilmuwan asal Inggris ini, berhasil membuat manusia yang tak bernyawa, memiliki wajah laki-laki, tangan, kaki, jantung yang berdegup, bahkan pembuluh yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Hanya saja, manusia ini tak memiliki nyawa seperti manusia seutuhnya.
Rich Walker dan Matthew Godden, adalah ilmuwan dari Shadow Robot yang berhasil menciptakan manusia bionik pertama di dunia ini. Mereka menggunakan bagian-bagian tubuh buatan yang disumbangkan oleh ilmuwan dari berbagai penjuru dunia.
Rich Walker mengatakan tugas mereka adalah menyusun kiriman bagian-bagian tubuh buatan seperti mata, kepala, jantung, tangan, kaki, dan lain-lain, selama enam minggu sehingga jadilah manusia bionik ini, dia pun menjelaskan bahwa mereka tak memiliki manusia, tapi mereka menciptakannya dari bagian-bagian protestik.
Bagian-bagian tubuh dari robot ini berasal dari penelitian para ilmuwan yang berhasil menciptakan tangan palsu, kaki palsu, dan berbagai bagian tubuh buatan lainnya dengan teknologi tinggi. Tangan manusia buatan ini berasal dari karya ilmuwan University of Zurich di Swiss, Bertolt Meyer, yang dinobatkan sebagai pencipta tangan palsu paling canggih di dunia. Genggaman tangan manusia bionik ini hampir sempurna, meski masih sering menjatuhkan gelas ketika menggenggamnya.
Kakinya berasal dari Selandia Baru, dengan kaki palsu eksoskeleton bernama Rex. Namun masih sangat kaku dan terlihat seperti Frankenstein yang berjalan. Manusia bionik ini juga memiliki organ dalam tubuh manusia asli seperti jantung, pembuluh darah, paru-paru, tenggorokan, pankreas, ginjal, limpa, dan yang terpenting otak. Ilmuwan berhasil melengkapi organ tubuh manusia bionik sampai dua per tiga organ tubuh manusia asli. Hanya kurang beberapa organ tubuh lain seperti hati, lambung dan usus yang masih terlalu rumit untuk dibuat replikanya.
Ilmuwan juga melengkapinya dengan sistem ChatBot yang membuatnya mampu mengobrol dengan manusia asli. Namun kepribadian yang ditanamkan dalam dirinya tak ubah seorang bocah 13 tahun nan menyebalkan.
Cerita tentang manusia robot yang banyak dikisahkan dalam film fiksi ilmiah kini menjadi nyata. Ilmuwan asal Inggris ini, berhasil membuat manusia yang tak bernyawa, memiliki wajah laki-laki, tangan, kaki, jantung yang berdegup, bahkan pembuluh yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Hanya saja, manusia ini tak memiliki nyawa seperti manusia seutuhnya.
Rich Walker dan Matthew Godden, adalah ilmuwan dari Shadow Robot yang berhasil menciptakan manusia bionik pertama di dunia ini. Mereka menggunakan bagian-bagian tubuh buatan yang disumbangkan oleh ilmuwan dari berbagai penjuru dunia.
Rich Walker mengatakan tugas mereka adalah menyusun kiriman bagian-bagian tubuh buatan seperti mata, kepala, jantung, tangan, kaki, dan lain-lain, selama enam minggu sehingga jadilah manusia bionik ini, dia pun menjelaskan bahwa mereka tak memiliki manusia, tapi mereka menciptakannya dari bagian-bagian protestik.
Bagian-bagian tubuh dari robot ini berasal dari penelitian para ilmuwan yang berhasil menciptakan tangan palsu, kaki palsu, dan berbagai bagian tubuh buatan lainnya dengan teknologi tinggi. Tangan manusia buatan ini berasal dari karya ilmuwan University of Zurich di Swiss, Bertolt Meyer, yang dinobatkan sebagai pencipta tangan palsu paling canggih di dunia. Genggaman tangan manusia bionik ini hampir sempurna, meski masih sering menjatuhkan gelas ketika menggenggamnya.
Kakinya berasal dari Selandia Baru, dengan kaki palsu eksoskeleton bernama Rex. Namun masih sangat kaku dan terlihat seperti Frankenstein yang berjalan. Manusia bionik ini juga memiliki organ dalam tubuh manusia asli seperti jantung, pembuluh darah, paru-paru, tenggorokan, pankreas, ginjal, limpa, dan yang terpenting otak. Ilmuwan berhasil melengkapi organ tubuh manusia bionik sampai dua per tiga organ tubuh manusia asli. Hanya kurang beberapa organ tubuh lain seperti hati, lambung dan usus yang masih terlalu rumit untuk dibuat replikanya.
Ilmuwan juga melengkapinya dengan sistem ChatBot yang membuatnya mampu mengobrol dengan manusia asli. Namun kepribadian yang ditanamkan dalam dirinya tak ubah seorang bocah 13 tahun nan menyebalkan.
![]() |
| Ilustrasi |
BERLIN – Cahaya adalah sesuatu yang bergerak paling cepat di alam semesta, namun seorang ilmuwan asal Jerman berhasil menghentikannya selama semenit. Ilmuwan ini mengungkapkan bahwa cahaya dapat dibekukan di dalam kristal selama 60 detik.
Satu menit adalah waktu yang sangat lama bagi cahaya. Dengan kecepatan 300 juta meter per detik, dalam satu menit cahaya bisa melampaui jarak sejauh 18 juta kilometer.
Dan seorang ilmuwan dari University of Darmstadt di Jerman bisa memotong laju cahaya sejauh 18 juta kilometer. Seperti dikutip Extreme Tech, Fenomena ini dinamakan Light Memory, dimana unsur yang dibawa oleh cahaya tersimpan di dalam kristal.
Hasil penelitian ini bisa menjadi arahan untuk penciptaan jaringan kuantum jangka panjang. Dan barangkali bisa juga dijadikan petunjuk untuk analisa percepatan cahaya melebihi kecepatan alam semesta.
Untuk menghentikan cahaya ini sang ilmuwan menggunakan teknik transparansi induksi elektromagnetik (EIT). Kristal yang digunakan adalah kristal buram yang sudah didinginkan dengan suhu rendah dari silikat yttrium yang dicampur praseodymium.
Sinar laser ditembakkan ke dalam kristal untuk memicu reaksi kuantum kompleks yang mengubahnya jadi transparan. Kemudian sumber cahaya kedua ditembakkan ke dalam kristal yang kini berubah transparan.
Setelahnya sinar laser yang diarahkan ke kristal buram dimatikan. Hasilnya, tak hanya cahaya tersebut terperangkap dalam kristal, tapi juga tak bisa memancar lagi ke segala arah yang artinya, cahaya terhenti.
Sebelumnya pada tahun 1999, seorang ilmuwan pernah memperkecil laju cahaya dari 300 juta meter per detik menjadi 17 meter per detik.
Kemudian dua tahun berikutnya penelitian berhasil menghentikan cahaya untuk beberapa detik. Pada awal tahun ini, peneliti dari Georgia Institute of Technology telah menghentikan cahaya selama 16 detik. Dan sekarang cahaya dihentikan selama satu menit oleh ilmuwan dari University of Darmstadt.
Demikian dilansir Okezone.com Jumat (26/7/2013).
![]() |
| Cahaya biru neon atau jalur kematian sel pada cacing |
LONDON - Studi terbaru mengungkap bagaimana kematian dalam organisme, seperti manusia, menyebar seperti gelombang dari sel ke sel sampai individu itu akhirnya meninggal. Studi menunjukkan sesuatu yang mustahil, di mana ilmuwan pada kasus tertentu kemungkinan dapat menghentikan proses biokimia yang menyebabkan gelombang kematian.
Dalam arti lain, ilmuwan mengklaim dapat 'menghidupkan' kembali individu yang mati. Dikutip dari Okezone.com yang Dilansir Discovery, Kamis, (25/7/2013), sulit mempelajari kehidupan dan kematian pada hewan. Sebab, belum ada individu yang ingin menjadi sampel percobaan kematian, kecuali cacing.
Dengan mempelajari cacing, ilmuwan menganalisis bagaimana proses mekanisme yang serupa dengan makhluk hidup mamalia. Studi ini diterbitkan dalam jurnal PLoS Biology.
Sebuah fitur yang luar biasa dari cacing adalah ketika hewan ini mati, maka penyebaran kematian melalui tubuh cacing bisa dilihat melalui bantuan alat seperti mikroskop. Ketika mati, hewan melata ini mengeluarkan cahaya biru neon yang disebabkan oleh nekrosis atau jalur kematian sel.
Hal ini juga terkait pada sinyal kalsium. David Gems dari Institute of Health Aging di University College London mengatakan, peneliti telah berhasi mengidentifikasi jalur kimia penghancuran diri pada cacing.
"Kami telah mengidentifikasi jalur kimia penghancuran diri yang menyebarkan kematian sel dalam cacing, yang kita lihat karena fluoresensi biru ini menyala melalui tubuh. Ini seperti 'Grim Reaper' biru, pelacakan kematian karena menyebar ke seluruh organisme sampai semua kehidupan dipadamkan," jelas David.
Jika studi cacing ini melahirkan sejumlah indikasi, peneliti mungkin dapat menghentikan biokimia sinyal kalsium yang menyebarkan kematian. "Kami menemukan bahwa ketika kami memblokir jalur ini, kami bisa menunda kematian yang disebabkan oleh stres seperti infeksi. Namun, kami tidak bisa memperlambat kematian akibat usia tua," jelas David.LONDON - Studi terbaru mengungkap bagaimana kematian dalam organisme, seperti manusia, menyebar seperti gelombang dari sel ke sel sampai individu itu akhirnya meninggal. Studi menunjukkan sesuatu yang mustahil, di mana ilmuwan pada kasus tertentu kemungkinan dapat menghentikan proses biokimia yang menyebabkan gelombang kematian.
Dalam arti lain, ilmuwan mengklaim dapat 'menghidupkan' kembali individu yang mati. Dikutip dari Okezone.com yang Dilansir Discovery, Kamis, (25/7/2013), sulit mempelajari kehidupan dan kematian pada hewan. Sebab, belum ada individu yang ingin menjadi sampel percobaan kematian, kecuali cacing.
Dengan mempelajari cacing, ilmuwan menganalisis bagaimana proses mekanisme yang serupa dengan makhluk hidup mamalia. Studi ini diterbitkan dalam jurnal PLoS Biology.
Sebuah fitur yang luar biasa dari cacing adalah ketika hewan ini mati, maka penyebaran kematian melalui tubuh cacing bisa dilihat melalui bantuan alat seperti mikroskop. Ketika mati, hewan melata ini mengeluarkan cahaya biru neon yang disebabkan oleh nekrosis atau jalur kematian sel.
Hal ini juga terkait pada sinyal kalsium. David Gems dari Institute of Health Aging di University College London mengatakan, peneliti telah berhasi mengidentifikasi jalur kimia penghancuran diri pada cacing.
"Kami telah mengidentifikasi jalur kimia penghancuran diri yang menyebarkan kematian sel dalam cacing, yang kita lihat karena fluoresensi biru ini menyala melalui tubuh. Ini seperti 'Grim Reaper' biru, pelacakan kematian karena menyebar ke seluruh organisme sampai semua kehidupan dipadamkan," jelas David.
Jika studi cacing ini melahirkan sejumlah indikasi, peneliti mungkin dapat menghentikan biokimia sinyal kalsium yang menyebarkan kematian. "Kami menemukan bahwa ketika kami memblokir jalur ini, kami bisa menunda kematian yang disebabkan oleh stres seperti infeksi. Namun, kami tidak bisa memperlambat kematian akibat usia tua," jelas David.
![]() |
| Pesawat luar angkasa Kepler |
CALIFORNIA - Exoplanet merupakan planet yang terletak di luar sistem tata surya. Planet ini menjadi incaran ilmuwan untuk mengungkap adakah kehidupan di luar planet Bumi, demikian dilansir Okezon.com Sabtu (20/7/2013).
Dikutip dari Astrobio, Jumat (19/7/2013), astronom belum mampu untuk memecahkan misteri adakah kehidupan asing di exoplanet. Meskipun demikian, para peneliti ini giat mencari planet yang berpotensi untuk dihuni menggunakan beberapa kriteria.
Idealnya, peneliti ingin menemukan planet yang memiliki kemiripan dengan Bumi. Oleh karena itu, peneliti memfokuskan untuk berburu planet yang memiliki ukuran persis dengan Bumi yang mengorbit di jarak yang tepat dari bintang mereka.
Letak exoplanet yang tepat dengan bintang induknya disebut sebagai zona layak huni (habitable zone). Misi NASA Kepler, salah satu instrumen andalan badan antariksa NASA membantu para ilmuwan dalam pencarian kehidupan asing tersebut.
Beberapa dari temuan exoplanet, kabarnya dijuluki planet 'Goldilocks' yang berasal dari dongeng, di mana planet asing tersebut memiliki kondisi yang sesuai untuk mendukung munculnya kehidupan. Kepler dan teleskop luar angkasa lainnya banyak membantu peneliti untuk dapat mengonfirmasi keberadaan kehidupan ekstraterestrial.
Ilmuwan juga telah menjuluki exoplanet yang berukuran lebih besar dari Bumi dengan sebutan Super Earths. Pencarian mengenai planet kembaran Bumi, planet yang berada di zona layak huni tengah digencarkan peneliti.
Zona layak huni merupakan 'sabuk' di sekitar sebuah bintang, di mana temperatur dianggap ideal bagi munculnya air. Air merupakan elemen penting bagi kehidupan. Bumi misalnya, terletak dalam zona layak huni dengan matahari.
Di luar area atau zona tersebut, planet akan menjadi terlalu dingin dan beku. Sehingga, tidak cocok sebagai tempat yang bisa dihuni makhluk hidup. Sementara planet yang berada di antara bintang, meskipun masuk dalam zona layak huni, tetapi suhu planet tersebut akan terlalu panas dan beruap.
Planet Goldilocks memiliki potensi untuk beberapa jenis kehidupan berlimpah, bahkan mikroba. Dalam sebuah studi terbaru, para peneliti yang berbasis di Exoplanet Science Institute NASA di California Institute of Technology menganalisis lokasi sebuah planet berpotensi yang dinamakan Kepler-69c.
Planet ini memiliki ukuran 1,7 kali lipat dari ukuran Bumi. Ketimbang disebut Super Earth, planet asing ini dikatakan lebih mirip dengan Super Venus.
"Dalam perjalanan untuk mencari Bumi, Kepler memberitahu banyak hal tentang frekuensi planet yang menyerupai Venus di galaksi kita," kata Stephen Kane, peneliti dan penulis utama tentang Kepler-69c yang diterbitkan dalam Astrophysical Journal Letters.
Ilmuwan ingin mengenai lebih banyak tentang planet yang berpotensi layak huni. Mereka juga melihat susunan molekul planet dengan tanda-tanda gas rumah kaca. Diharapkan teleskop luar angkasa canggih masa depan bisa menelusuri tanda oksigen, air, karbondioksida dan metana pada planet asing.
(***)
LONDON - Menikmati pemandangan di luar angkasa menjadi dambaan sebagian besar orang, hal ini kedepan akan menjadi lebih mudah dengan adanya pesawat yang lepas landas dari bandara dan dapat terbang tinggi menembus atmosfer.
melansir Okezone.com Kamis (18/7/2013) Sebuah proyek bernilai puluhan juta poundsterling dibesut oleh pemerintah Inggris dengan mengandalkan roket Sabre yang dikembangkan Reaction Engines. Dengan roket tersebut, bukan hal yang tidak mungkin di masa depan pesawat udara dengan desain 'konvensional' bisa diterbangkan hingga menembus atmosfer Bumi dan mencapai luar angkasa.
seperti juga Dilansir Guardian, Kamis (18/7/2013), bayangkan meluncur dari landasan bandara seperti pesawat terbang umum, namun bisa terbang sangat tinggi dan Anda harus mengenakan sabuk pengaman. Tiba-tiba Anda akan melayang dalam kabin kapal oleh karena tak ada lagi gravitasi Bumi.
Ketika membuka kaca, maka Anda bisa menyaksikan luar angkasa yang gelap dan melihat Bumi dari kejauhan. "Anda berada di orbit rendah Bumi dan Anda akan sampai di sana (luar angkasa) dalam waktu yang singkat dari yang dibutuhkan untuk penerbangan trans-atlantik," tulis laporan yang diungkap Guardian.
Ini dikatakan sebagai proyek menjanjikan, di mana wisata atau perjalanan lintas luar angkasa akan dapat terwujud. Konon, pesawat akan dapat terbang lima atau bahkan 10 kali lipat lebih tinggi dari pesawat terbang konvensional pada umumnya.
Proyek ini tampaknya akan jadi kenyataan. UK Minister for Universities and Science David Willetts mengonfirmasi investasi sekira 60 juta poundsterling dalam proyek Reaction Engines Ltd. Proyek ini akan melahirkan Spaceplanes, di mana insinyur mengungkap sebuah konsep mesin yang bisa digunakan kembali (reusable), bisa lepas landas dan mendarat dari landasan pacu tradisional.
Jika proyek ini berjalan sesuai dengan rencana, maka tes penerbangan pertama bakal digelar pada 2019. Skylon, nama pesawat terbang mutakhir besutan Reaction Engines ini akan dapat mengunjungi International Space Station (ISS) di 2022.
Ketika meluncur di setiap kali penerbangan, pesawat akan membawa muatan seberat 15 ton. Total bobot tersebut hampir dua kali lipat muatan kargo yang bisa diangkut oleh kendaraan luar angkasa ATV milik European Space Agency (ESA).
Untuk mencapai orbit, Skylon akan menggunakan roket Sabre untuk meningkatkan kecepatan ke satuan Mach 5. Kemudian, mesin akan menutup 'intake' udara dan mengubah jet menjadi roket serta meningkatkan kecepatan ke Mach 22. Pada kecepatan ini, kira-kira pesawat akan mencapai hingga kecepatan 7,5 kilometer per detik dan menempatkan pesawat pada orbit rendah Bumi.
(***)
NEW YORK – Gadget di masa kini bagaikan nyawa kedua banyak orang. Di mana, banyak orang yang sulit atau bahkan tidak dapat dipisahkan dengan ponselnya dalam berbagai aktifitas kesehariannya.
Sebuah studi yang dimuat dalam 2013 Mobile Consumer Habits mengungkapkan, tiga dari empat orang Amerika (72 persen) menghabiskan sebagian besar waktunya untuk perangkat mereka. Bahkan, sembilan persen diantaranya menggunakan ponsel di sela-sela berhubungan intim dengan pasangannya.
Umumnya mereka menggunakan ponselnya saat berhubungan intim untuk memeriksa pesan teks atau panggilan telefon. Demikian dikutip Mashable, Jumat (12/7/2013).
“Orang yang terlibat dalam suatu hubungan menyatakan bahwa sulit dipisahkan dengan ponselnya, walaupun sekedar untuk mengeceknya saja. Bahkan, 12 persen responden mengaku bukan suatu masalah besar jika ponsel mereka menjadi bagian yang juga penting meski sedang berhubungan seks,” ungkap seorang peneliti.
Studi ini juga menunjukkan bahwa orang-orang kerap menggunakan gadget-nya di tempat-tempat umum, termasuk di bioskop (35 persen), restoran (33 persen), sekolah anak (32 persen), tempat ibadah (19 persen), dan kamar mandi (12 persen). Selain itu, sebanyak 55 persen responden mengaku menggunakan ponsel untuk SMS saat sedang mengemudi.
![]() |
| Karen Nyberg mendemonstrasikan keramas di luar angkasa |
WASHINGTON – Setelah sebelumnya astronot asal Kanada Chris Hadfield rajin mem-posting foto dan video tentang beragam aktivitasnya di luar angkasa, kini seorang astronot wanita dari NASA bernama Karen Nyberg juga unjuk gigi seputar perawatan rambutnya selama di stasiun luar angkasa (ISS).
Ya, sejak tiba di ISS pada 28 Mei lalu, Nyberg telah banyak menerima banyak pertanyaan seputar bagaimana caranya menjaga keindahan rambut panjangnya di ruangan yang memiliki tingkat gravitasi nol tersebut. Demikian disitat Rian, Jumat (12/7/2013).
Dalam video berdurasi 2 menit 58 detik di link ini, Nyberg menunjukkan bagaimana cara membersihkan rambutnya dengan sekantong air panas dan botol shampo tanpa bilas. Video tersebut diunggah pada Selasa 9 Juli lalu dan sudah disaksikan oleh 634.302 pemirsa.
“Kadang-kadang air akan menjauh dari Anda dan menangkapnya sebanyak yang Anda bisa,” ungkapnya sembari berusaha meraup tetesan air panas dari tangannya untuk diusap ke rambut pirangnya. Setelah diusap ke rambutnya, ia pun mengeringkannya dengan handuk dan merapikannya dengan sisir.
Menyadari keterbatasan pasokan air di atas ISS, ia juga mengatakan bahwa penggunaannya harus secara bijaksana. Sebagaimana pernah dijelaskan sebelumnya, di ISS terdapat sebuah perangkat untuk mendaur ulang segala cairan yang diproduksi oleh awak kapal untuk diproduksi menjadi air yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Latest
Popular Posts
-
Ilustrasi CALIFORNIA - Apple dilaporkan memperpanjang kerjasama dengan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) selama tiga tahun ...
-
CALIFORNIA - Kehadiran Xbox One tentunya akan disertai banyak ekspektasi dari para gamer yang memang menunggu kehadiran konsol ini. Mayorit...
-
LG memperkenalkan produk terbarunya yakni LG Optimus L5 Series II. Produk ini merupakan wajah terbaru dari L5 seri pertama yang sebelumnya s...
-
Kamera Digital Nikon D5300 Tekno-Masakini-(Kamera Digital) : Kamera digital dengan konektifitas Wi-Fi memang sudah banyak tersebar di mana...
-
Zalora raih penghargaan Muri (foto: Luthfi/Okezone) JAKARTA - Pengguna platform Android yang besar di Indonesia, Zalora Indonesia memperlua...
-
Tren smartphone dengan ukuran layar besar tampaknya mulai mewabah Indonesia. Terbukti, sejumlah vendor tidak hanya memasarkan smartphone “ju...
-
Telkomsel Siau - Internet sudah menjadi kebutuhan pokok sebagian besar masyarakat yang ada di belahan bumi, sehingga membuat para provider ...
-
Foto Ilustrasi : Alat Telekomunikasi Telepon Seluler Tekno-Masakini-(4G) : Jaringan seluler super cepat generasi keempat (4G) Long Term Ev...
-
Manusia Bionik Pertama Di Dunia Tekno-Masakini-(Manusia Bionik) : Para ilmuwan dari Shadow Robot Washington, belum lama ini berhasil mencip...
-
Screenshot NEW YORK – Justin Bieber, penyanyi asal Kanada kembali berulah di jagad maya. Sebuah video belum lama ini memperlihatkan mantan ...






