Tag Archives:
Berita
![]() |
| Telkomsel |
Siau - Internet sudah menjadi kebutuhan pokok sebagian besar masyarakat yang ada di belahan bumi, sehingga membuat para provider bekerja lebih keras untuk memenuhi segala kebutuhan internet konsument, terlebih khusus peran operator telekomunikasi yang ada di Indonesia.
Khususnya daerah siau, karena banyaknya permintaan konsumen, koneksi internet dua tingkat lebih tinggi dari GPRS yakni 3G tidak mampuh memenuhi kebutuhan konsument yang ada di daerah kepulauan siau, pasalnya pada jam-jam sibuk membuat koneksi internet yang ada di daerah kepulauan siau ini lambat loading (lalod).
Hal ini membuat sebagian besar pengguna jaringan internet telkomsel yang ada di kepulauan siau merasa dirugikan karena kurang memuaskan, dengan tarif paket internet cukup mahal.
Claudia seorang siswi yang hobi twitteran dengan ponsel ini merasa kurang nyaman "Susah sekali buka twitter kalo jaringan lalod padahal sudah bikin paket internet mahal-mahal, trus ga bisa dipake, rugikan?!" tutur claudia.
Menurut costumer service telkomsel saat dihubungi sabtu (03/8/2013) pukul 02.00 wita. melalui 188 dengan tarif 300 rupiah per panggilan mengatakan "kecepatan internet itu akan melambat pada jam-jam sibuk, karena kalau banyak orang yang mengakses internet maka secara otomatis kuota tidak akan mampuh memenuhi kebutuhan konsument, sehingga akan melambat".
Untuk kenyamanan browsing dan internet "Disarankan untuk menggunakan mode jaringan HSDP Only, untuk yg mengakses dengan koneksi internet 3G, dan hindari menggunakan mode koneksi dual, agar koneksi internetnya stabil".
Selain itu cuaca juga berpengaruh pada koneksi internet "Apabila cuaca berangin dan hujan, juga berpengaruh pada koneksi internet, seperti halnya saat mengakses internet di dalam ruangan tertutup, jaringan akan terhalang oleh dinding-dinding ruangan, demikian juga kalau cuaca berangin dan hujan" jelas costumer service telkomsel.
(Dat's)
![]() |
| G230 dan G430 |
GAMER tentunya memerlukan konsentrasi saat bermain. Headphone atau headset yang memiliki kemampuan mumpuni menjadi alternatif bagi mereka yang ingin fokus serta meminimalisir gangguan suara di luar permainan, khususnya bagi gamer ber-genre first person shooter (FOS). Memenuhi kebutuhan tersebut, Logitech belum lama ini merilis headphone gamer terbarunya, yanki G430 dan G230.
Headphone ini tentunya ditujukan bagi gamer yang memiliki jam terbang tinggi, untuk Logitech G340, mengusung desain umum headphone yang ada di pasaran namun hadir dengan warna biru serta logo G -- piranti gaming Logitech -- yang mentereng.
Adapun G340 ini memiliki beberapa fitur, seperti bagian headset yang dilengkapi busa berwarna biru untuk meningkatkann kenyamanan, earpad yang bisa dilepas-pasang, microphone, volume control, microphone mute switch, dan dilengkapi dengan USB audio adapter.
Ketika Techno Okezone mencoba headphone ini, pertama kami harus melakukan pengaturan yakni dengan memasang software driver guna memaksimalkan performa dari G340. Software ini memberikan menu dan pilihan pengaturan untuk memaksimalkan suara headphone sesuai kebutuhan.
G340 yang dikhususkan untuk bermain game memang cukup terasa manfaatnya. Ketika bermain game ber-genre FPS, seperti Counter Strike suara lingkungan permainan yang dihasilkan cukup detail, bahkan fitur surround sound bisa diutak-atik. Kemudian earpad yang cukup kedap saat dikenakan, membuat gangguan berupa suara dari pemain lain terminimalisir.
Selain dijajal untuk bermain game, kami juga mencoba untuk mendengarkan musik dengan G340, awalnya sebelum melakukan pengaturan equalizer secara manual, layar yang dihasilkan kurang begitu mantap. Namun setelah melakukan pengaturan di software driver G340 layar suara terdengar mantap, ini terbukti ketika mendengar musik berkualitas High Definition di YouTube.
Urusan kemampuan headphone Logitech G340 ini bisa dibilang apik. Guna menunjang headphone ini Logitech juga membekali dengan kabel yang cukup panjang sekira 3.5 meter dan earpad yang bukan hanya bisa dilepas-pasang namun juga bisa dicuci, ini tentunya cukup membantu untuk menjaga penampilan headset tetap terjaga.
Seri G230
Seri Stereo Gaming G230 yang kebetulan sempat mampir ke Techno Okezone ini menawarkan kualitas suara yang berkelas dengan fitur mikrofon. Headset yang diperuntukkan untuk kalangan gamer PC/laptop ini hadir dengan bobot yang terasa ringan ketika dijinjing, memiliki bantalan yang melingkari kedua telinga pengguna serta bantalan berwarna merah yang berada tepat di atas kepala pengguna ketika memakainya.
Sama halnya seri G340. earpad G230 pun bisa diputar dengan sudut 90 derajat ke arah dalam. Selain itu, pengaturan panjang bandana headset juga bisa disesuaikan dengan keinginan pemakainya. Material plastik cukup kokoh dengan kerangka logam yang ada di dalam bagian lengkung bandana headset. Tidak hanya itu, warna list merah yang melingkupi bagian terluar speaker dan pinggiran bantalan semakin menguatkan image headset yang gahar untuk para gamer.
Headset dengan jack 3.5mm ini memiliki kabel yang cukup panjang, sekira 3,5 meter. Kabel yang berbahan mirip tali sepatu ini juga dilengkapi dengan pengaturan besar kecilnya volume suara serta pengaturan on/off mikrofon (on-cable controls). Bagian pengaturan volume suara berwarna hitam ini juga memiliki penjepit yang bisa disisipkan di saku atau kerah baju pengguna.
Soal kualitas suara, G230 dengan bantalan telinga bergaya 'ear cups' ini memungkinkan suara terkumpul dengan jelas. Seolah memiliki ruang kedap suara, audio yang dikeluarkan dari speaker terdengar lengkap, di mana seluruh layer terdengar dengan jelas.
Logitech juga menyediakan software khusus untuk konfigurasi speaker yang terdiri dari pengaturan equalizer, volume suara serta Surround Sound Mixer. Dengan harga Rp600 ribuan, speaker khusus gaming dengan tampilan gagah ini tampaknya menyasar kalangan atas. Dalam pembelian, pengguna juga mendapatkan USB adapter yang berfungsi sebagai port audio dan mikrofon.
USB adapter ini apabila telah dihubungkan ke port USB PC, maka otomatis akan mematikan fungsi speaker utama (loudspeaker) yang terhubung ke port audio motherboard. Pengguna bisa mengaktifkan kembali speaker utama dengan mencabut USB adapter Logitech.
Spesifikasi :
Spesifikasi :
| G430 | G230 | |
| Surround Sound | Stereo Sound | |
| Driver | 40mm | 40mm |
| Respon frekuensi | 20Hz-20KHz | 20Hz-20KHz |
| Impedance | 32 Ohm | 32 Ohm |
| Sensitivitas | 90dB SPL/mW | 90dB SPL/mW |
| Harga | Kisaran Rp700 ribu | Kisaran Rp600 ribu |
Demikian Dilansir Okezone.com Selasa (23/7/2013).
![]() |
| Ilustrasi |
BERLIN – Cahaya adalah sesuatu yang bergerak paling cepat di alam semesta, namun seorang ilmuwan asal Jerman berhasil menghentikannya selama semenit. Ilmuwan ini mengungkapkan bahwa cahaya dapat dibekukan di dalam kristal selama 60 detik.
Satu menit adalah waktu yang sangat lama bagi cahaya. Dengan kecepatan 300 juta meter per detik, dalam satu menit cahaya bisa melampaui jarak sejauh 18 juta kilometer.
Dan seorang ilmuwan dari University of Darmstadt di Jerman bisa memotong laju cahaya sejauh 18 juta kilometer. Seperti dikutip Extreme Tech, Fenomena ini dinamakan Light Memory, dimana unsur yang dibawa oleh cahaya tersimpan di dalam kristal.
Hasil penelitian ini bisa menjadi arahan untuk penciptaan jaringan kuantum jangka panjang. Dan barangkali bisa juga dijadikan petunjuk untuk analisa percepatan cahaya melebihi kecepatan alam semesta.
Untuk menghentikan cahaya ini sang ilmuwan menggunakan teknik transparansi induksi elektromagnetik (EIT). Kristal yang digunakan adalah kristal buram yang sudah didinginkan dengan suhu rendah dari silikat yttrium yang dicampur praseodymium.
Sinar laser ditembakkan ke dalam kristal untuk memicu reaksi kuantum kompleks yang mengubahnya jadi transparan. Kemudian sumber cahaya kedua ditembakkan ke dalam kristal yang kini berubah transparan.
Setelahnya sinar laser yang diarahkan ke kristal buram dimatikan. Hasilnya, tak hanya cahaya tersebut terperangkap dalam kristal, tapi juga tak bisa memancar lagi ke segala arah yang artinya, cahaya terhenti.
Sebelumnya pada tahun 1999, seorang ilmuwan pernah memperkecil laju cahaya dari 300 juta meter per detik menjadi 17 meter per detik.
Kemudian dua tahun berikutnya penelitian berhasil menghentikan cahaya untuk beberapa detik. Pada awal tahun ini, peneliti dari Georgia Institute of Technology telah menghentikan cahaya selama 16 detik. Dan sekarang cahaya dihentikan selama satu menit oleh ilmuwan dari University of Darmstadt.
Demikian dilansir Okezone.com Jumat (26/7/2013).
![]() |
| Cahaya biru neon atau jalur kematian sel pada cacing |
LONDON - Studi terbaru mengungkap bagaimana kematian dalam organisme, seperti manusia, menyebar seperti gelombang dari sel ke sel sampai individu itu akhirnya meninggal. Studi menunjukkan sesuatu yang mustahil, di mana ilmuwan pada kasus tertentu kemungkinan dapat menghentikan proses biokimia yang menyebabkan gelombang kematian.
Dalam arti lain, ilmuwan mengklaim dapat 'menghidupkan' kembali individu yang mati. Dikutip dari Okezone.com yang Dilansir Discovery, Kamis, (25/7/2013), sulit mempelajari kehidupan dan kematian pada hewan. Sebab, belum ada individu yang ingin menjadi sampel percobaan kematian, kecuali cacing.
Dengan mempelajari cacing, ilmuwan menganalisis bagaimana proses mekanisme yang serupa dengan makhluk hidup mamalia. Studi ini diterbitkan dalam jurnal PLoS Biology.
Sebuah fitur yang luar biasa dari cacing adalah ketika hewan ini mati, maka penyebaran kematian melalui tubuh cacing bisa dilihat melalui bantuan alat seperti mikroskop. Ketika mati, hewan melata ini mengeluarkan cahaya biru neon yang disebabkan oleh nekrosis atau jalur kematian sel.
Hal ini juga terkait pada sinyal kalsium. David Gems dari Institute of Health Aging di University College London mengatakan, peneliti telah berhasi mengidentifikasi jalur kimia penghancuran diri pada cacing.
"Kami telah mengidentifikasi jalur kimia penghancuran diri yang menyebarkan kematian sel dalam cacing, yang kita lihat karena fluoresensi biru ini menyala melalui tubuh. Ini seperti 'Grim Reaper' biru, pelacakan kematian karena menyebar ke seluruh organisme sampai semua kehidupan dipadamkan," jelas David.
Jika studi cacing ini melahirkan sejumlah indikasi, peneliti mungkin dapat menghentikan biokimia sinyal kalsium yang menyebarkan kematian. "Kami menemukan bahwa ketika kami memblokir jalur ini, kami bisa menunda kematian yang disebabkan oleh stres seperti infeksi. Namun, kami tidak bisa memperlambat kematian akibat usia tua," jelas David.LONDON - Studi terbaru mengungkap bagaimana kematian dalam organisme, seperti manusia, menyebar seperti gelombang dari sel ke sel sampai individu itu akhirnya meninggal. Studi menunjukkan sesuatu yang mustahil, di mana ilmuwan pada kasus tertentu kemungkinan dapat menghentikan proses biokimia yang menyebabkan gelombang kematian.
Dalam arti lain, ilmuwan mengklaim dapat 'menghidupkan' kembali individu yang mati. Dikutip dari Okezone.com yang Dilansir Discovery, Kamis, (25/7/2013), sulit mempelajari kehidupan dan kematian pada hewan. Sebab, belum ada individu yang ingin menjadi sampel percobaan kematian, kecuali cacing.
Dengan mempelajari cacing, ilmuwan menganalisis bagaimana proses mekanisme yang serupa dengan makhluk hidup mamalia. Studi ini diterbitkan dalam jurnal PLoS Biology.
Sebuah fitur yang luar biasa dari cacing adalah ketika hewan ini mati, maka penyebaran kematian melalui tubuh cacing bisa dilihat melalui bantuan alat seperti mikroskop. Ketika mati, hewan melata ini mengeluarkan cahaya biru neon yang disebabkan oleh nekrosis atau jalur kematian sel.
Hal ini juga terkait pada sinyal kalsium. David Gems dari Institute of Health Aging di University College London mengatakan, peneliti telah berhasi mengidentifikasi jalur kimia penghancuran diri pada cacing.
"Kami telah mengidentifikasi jalur kimia penghancuran diri yang menyebarkan kematian sel dalam cacing, yang kita lihat karena fluoresensi biru ini menyala melalui tubuh. Ini seperti 'Grim Reaper' biru, pelacakan kematian karena menyebar ke seluruh organisme sampai semua kehidupan dipadamkan," jelas David.
Jika studi cacing ini melahirkan sejumlah indikasi, peneliti mungkin dapat menghentikan biokimia sinyal kalsium yang menyebarkan kematian. "Kami menemukan bahwa ketika kami memblokir jalur ini, kami bisa menunda kematian yang disebabkan oleh stres seperti infeksi. Namun, kami tidak bisa memperlambat kematian akibat usia tua," jelas David.
![]() |
| Ilustrasi - Twitter |
CALIFORNIA - Sebuah penelitan terbaru mengungkapkan jejaring sosial Twitter akan berubah menjadi tempat orang-orang menjual produk dan ketenaran. Dua orang peneliti dari Columbia Business School and the University of Pittsburgh mengatakan, kelak Twitter tak ubahnya sebuah TV yang menampilkan iklan dan kegiatan para artis.
Olivier Toubia, profesor dari Columbia Business School, dan Andrew T. Stephen, asisten professor dari University of Pittsburgh, yang melakukan penelitian ini berpendapat pengguna Twitter yang hanya menggunakannya untuk keperluan pribadi akan menurun.
Sebaliknya, aktivitas Twitter yang digunakan untuk promosi produk dari sebuah perusahaan atau promosi dari seorang selebritis akan terus berlanjut. “Maka bersiaplah untuk menyambut Twitter dengan konten seperti TV,” kata professor Toubia.
Penelitian dilakukan dengan memeriksa sekurangnya 2500 akun Twitter non-komersial. Penelitian dilakukan dengan memilih akun secara acak untuk mengidentifikasi penggunaan Twitter dan mencari tahu tentang follower.
Penelitian menemukan hasil bahwa di beberapa kelompok akun mengalami peningkatan follower yang berarti juga peningkatan rating dari tiap tweet-nya. Dalam kata lain, tweet dari seorang yang meningkat follower-nya bisa dijadikan untuk promosi.
Toubia dan Stephen memprediksikan postingan Twitter untuk pengguna biasa akan menurun, sedangkan aktivitas dari para selebritis dan produk komersial akan terus meningkat.
“Komunikasi antar pribadi seseorang akan berkurang di Twitter. Dan aktivitas Twitter akan lebih banyak didominasi oleh konten komersial,” ungkap Toubia.
Meski demikian dirinya menyangkal Twitter akan kehilangan ketenarannya di masa depan. “Dengan 500 juta pengguna di seluruh dunia Twitter tidak akan musnah, tapi lebih kepada menjadi alat untuk aktivitas promosi selebriti, perusahaan atau semacamnya,” pungkasnya.
Demikian dilansir Okezone.com Jumat (26/7/2013).
![]() |
| Samsung |
LONDON – Google telah resmi meluncurkan sistem operasi (OS) Android 4.3 Jelly Bean. Karena itu, Samsung sebagai salah satu vendor perangkat Android, memastikan bahwa OS terbaru itu akan meluncur di jajaran produknya.
Android 4.3 Jelly Bean telah dipastikan akan meluncur untuk Galaxy S4 Google Edition, tapi belum ada informasi tentang smartphone dan tablet Samsung lainnya yang akan mencicipi OS tersebut. Terkini, Samsung pun mengeluarkan pernyataan terkait kehadiran Android 4.3 Jelly Bean.
“Samsung Inggris akan mengonfirmasi rencana upgrade ke Android 4.3 untuk perangkat Galaxy terpilih dalam beberapa bulan mendatang,” ungkap Samsung Inggris, seperti dikutip dari Softpedia, Jumat (27/7/2013).
Adapun sejumlah rumor beredar mengabarkan bahwa Google berencana merilis pembaruan Android 4.3 Jelly Bean untuk Galaxy S III, Galaxy Note II, Galaxy S4, dan handset keluarga Galaxy terbaru lainnya. Selain itu, handset Galaxy terbaru dikabarkan akan melewatkan Android 4.2 dan langsung ke Android 4.3
Sementara itu, perangkat perdana yang menjalankan Android 4.3 ialah generasi terbaru Nexus 7. Tablet 7 inci garapan Google dan Asus ini hadir dalam dua versi yakni WiFi dan 4G LTE dengan harga mulai dari USD229. demikian dilansir Okezone.com Jumat (26/7/2013).
![]() |
| Blackberry |
OTTAWA – Pekan ini, BlackBerry telah merumahkan 250 karyawannya dari divisi riset dan pengembangan produk. Perusahaan berkilah, apa yang dilakukan perusahaan lantaran sedang mempersiapkan misi dan rencana besar.
Tentu saja ini menyisahkan pertanyaan besar. Apa yang sedang terjadi, setelah sebelumnya perusahaan asal Kanada itu juga mendepak Direktur Manajer US BlackBerry Richard Piasentin.
Richard Piasentin ini diketahui telah menelurkan BlackBerry 10 (BB 10) yang selama ini dijadikan senjata untuk jualannya.
Bukan hanya itu, Wakil Presiden BlackBerry yang bertanggung jawab atas tablet PlayBook, David Smith, juga mengundurkan diri lantaran gagal menguasai pasar tablet dan tertinggal jauh di belakang iPad ketika diluncurkan pada 2011.
PHK terhadap 250 karyawan, didepaknya Richard Piasentin dan mundurnya Wakil Presiden BlackBerry semakin mempertontonkan bahwa gonjang-ganjing di tubuh BlackBerry kian nyata.
Bahkan, sejalan dengan apa yang dikatakan sejumlah analis dan pengamat bahwa BlackBerry tak akan mampu lagi bangkit.
Analis Macquarie Group Ltd, Kevin Smithen menyarankan agar BlackBerry untuk membubarkan perusahaannya, sebagi jalan terbaik.
Menanggapi itu, pihak BlackBerry berkilah bahwa saat ini perusahaan tengah mempersiapkan misi dan rencana besar.
“Apa yang terjadi (PHK 250 karyawan) ini merupakan bagian dari rencana kami selanjutnya untuk meningkatkan efisiensi dan membuka peluang baru dalam komputasi mobile. Kami akan menginformasikan setransparan mungkin terkait rencana itu jika sudah waktunya,” Lisette Kwong.
Hal itu diperkuat dengan pernyataan CEO BlackBerry Thorsten Heins, beberapa tim dalam perusahaannya telah menghabiskan “banyak waktu dan energi”. Oleh sebab itu, ia menganggap upaya pemangkasan karyawan ini merupakan salah satu solusi yang tepat.
Subscribe to:
Posts (Atom)






